Wednesday, 21 November 2012

pena mulai berbicara pada sang putih, mengeluarkan kehitaman kental yang menodai putih tak berdosa, pena menari diatas kepedihan sang putih. bagaikan manusia tak berdosa yang terjerat dalam lubang yang dalam..

dan putih berkata.. " jangan hentikan tarianmu.. terus goreskan tarian duka dengan pekat hitammu.. dan biarkan semakin hitam pekat tercampur airmata yang tak lagi biasa.."


by Adi Muhammad Abduh- September 04, 2011

No comments:

Post a Comment