Tuesday, 20 November 2012

mencari batas cakrawala.. dimana.. ?

sekedar tuk bercerita tentang penatnya hari...
tentang peluh yang bercucuran di dinginnya pagi..
tentang hitamnya rambut yang tlah tercuri matahari...
tentang bau keringat, yang tercium tajam mengalahkan harumnya parfum seharga delapan ratus ribu..
tentang cerita yang terhenti karena tangis..
“……………………………………………………… “
aku menunggu... lanjutkan ceritamu…
“ ………………………………………………………. “
masih menunggu… lanjutkan ceritamu…
tapi hanya tangis yang kudengar..

dipinggir jalan kalimatku tersusun rapi..
untuk mengelus hati yang tertimbun reruntuhan duka…
untuk menopang kaki kaki yang berdebu..
debu… bedak kesederhanaan yang menempel di kulit yang kering..
ujung kuku.. sebagai koas untuk lukiskan kepenatan diatas kulitnya,
lalu sempurnalah lukisan pagi tadi dengan coretan singkat disudut bingkai “ AKU TEGAR.. “

dipinggir jalan kembali kususun kalimatku..
sekedar tuk selimuti telapak kaki yang retak sejak takdir menabuh genderang perang beberapa tahun lalu..
sekedar tuk bisikan sesuatu.. “ BAHWA DALAM HIDUP…ADA KOSAKATA YANG DISEBUT ‘KESUSAHAN’
DAN BAHWA HIDUP.. TAK SELAMANYA YANG KITA MAU..”
ssstt… kalimat ini hanya untukmu.. :)

segaris senyum tanda kau siap berangkat bertarung dengan hari..
mengumpulkan semangat dalam kepalan tangan.. senjata ampuh untuk kalahkan tangis.. setidaknya untuk hari ini..

dia.. prajurit danau hitam..
telah pergi membawa semangatnya..
sedangkan aku…
masih mencari batas cakrawala.. dimana..?


by Adi Muhammad Abduh- October 06, 2011

No comments:

Post a Comment