Kadang kita lelah mengumpulkan huruf huruf yang berceceran..,
mencoba mengumpulkannya satu demi satu, lalu
coba merangkainya hingga menjadi kata "setia” dan tergantung dalam bingkai
didinding hati.
Tapi hujan, Panas, dan angin, kadang berkhianat!
melontarkan kata kata tak bersuara, hingga
akhirnya ikatannya lepas satu persatu …. Menggugurkan huruf demi huruf yang
sudah terangkai dalam bingkai,
padahal malam nanti kita berniat untuk
menatapnya..,
....
tapi… kata “setia” itu telah hilang…
Cinta sejati itu seperti malam….., gelapnya,
bisa kau jadikan selimut untuk tidurmu...
Cinta sejati itu seperti pagi….., embunnya, bisa
menyejukkanmu, kemanapun kau pergi..
Jangan menangis…
by Adi Muhammad Abduh
No comments:
Post a Comment