Kalimatku mengalir deras puluhan kilo hingga bermuara dibalik bukit yang
lama tak kusentuh..
Tentang rayuan dan hiasannya untuk hawa..
mutiara terpendam yang selama ini kupuja..
Doaku mengalir lirih berharap terdengar oleh
penduduk langit..
Satu doa dari jutaan doa yang hampa..
Tentang asa… yang selama ini tertata rapi di
bingkai hati..
Bertekuk lutut di depan SATU CINTA..
tuk sekedar mengabdi pada SATU HATI..
Setia pada SATU NAMA..
satu nama yang mampu membuatku bahagia..
Satu nama yang kurangkai dengan goresan hati..
dan hanya aku yang boleh memanggilnya..
by Adi Muhammad Abduh
No comments:
Post a Comment