Tuesday, 20 November 2012

mereka menyangka..
bahwa cinta bisa tua, sebagaimana tuanya jasad manusia..
ia bagaikan bunga yang mulanya tumbuh dengan putiknya, lalu mekar untuk kemudian layu.
Dan dengan berlalunya masa.. maka cinta akan sirna, dan yang tersisa hanya basa basi saja..
…….
Sedangkan sulit bagiku untuk mendefinisikan cinta..
karna sudah begitu banyak para raja dan kaum bijak bestari jatuh cinta dengan cerita yang berbeda beda..
yang kutau..
bahwa cinta adalah kesucian..
bahwa cinta adalah ketundukan..
bahwa cinta adalah kebeningan dan kejernihan..
bahwa cinta adalah percikan dan riak..
sebagaimana percikan dan riak yang terlihat pada tetesan hujan..
bahwa cinta adalah teguh dan tidak berpindah..
sebagaimana tebing yang tetap setia di lembah kesetiaan..
dan bahwa cinta adalah inti..
sebagaimana sang kekasih memberikan hati dan inti dari kehidupannya..
juga cinta adalah airnya kehidupan, bahkan dia adalah rahasia kehidupan..
dan bukankah cinta adalah kelezatan ruh, dan sejuknya tarian hati..?
……………
dengan cinta..
semua kesalahan akan dimaafkan..
dengan cinta..
akan dibesarkan makna kebaikan..
kalaulah bukan karna cinta..
maka tidak akan saling meliuk satu dahan dengan dahan lainnya
kalaulah bukan karena cinta..
tidak akan merunduk rusa betina kepada pejantannya
tidak akan menangis tanah yang kering kepada awan yang hitam..
dan bumi tidak akan tersenyum kepada bunga bunga di musim semi..
dan…
ketika cinta hampa dalam kehidupan.
Maka jiwa akan sempit.. dan terjadilah pertikaian dan pengkhianatan..
Ketika cinta telah terbunuh diam diam..
maka akan layulah bunga..
Akan reduplah cahaya..
Akan pendeklah usia..
Akan kering danau dihutan belantara..
Dan akan datang silih berganti ratapan dan sengsara..
Dan..
Ketika cinta telah sirna..
ketika itu lebah meninggalkan bunga..
Ketika itu pula burung pipit meninggalkan sangkar emasnya..
Ketika itu pula kutilang tidak lagi hinggap di pucuk pucuk cemara..
Sekiranya lautan mempunyai pantai..
Dan sekiranyai sungai mempunyai muara..
Maka lautan cinta tak berpantai..
Dan sungai cinta tak bermuara..

Dan aku..
Hanya sekedar berupaya untuk menyegarkan kembali cinta yang hampir mati..
Atau sekedar tuk merindangkan batang dan dahan dengan dedaunan cinta.
Dan aku tidak akan pasrah dengan keadaan..
dan aku belum lagi kalah dalam berperang..
Bagiku.. memupuk kembali cinta yang hampir mati… tidak seperti memindahkan matahari ke utara..
I hope… :D

Dan ini semua..
Tentang cintaku kepada Dzat yang maha Mulia..

#pintu malam kembali ku lukis dengan pena seadanya…

by Adi Muhammad Abduh- January 02, 2012

No comments:

Post a Comment