Dan bukan salahnya jika hati ini tercuri,
hingga harus tertunduk dan mengangkat kedua
tangan,
lalu merangkai kata-kata dan meminta kepada Nya,
hingga akhirnya aku harus bersyukur karena
gembira, atau bersabar karena kecewa
Mungkin harusnya aku terbangun lebih awal..
membuka mata lebih lebar,
dan mempersempit ruang gerak untuk menghayal,
tapi… dia datang lebih awal, tanpa ayunan
langkah kaki,
masuk kedalam pikiranku,
membuka pintu “andai” lebar lebar..
Oohhh.. kasihan sekali hatiku, tertindih oleh
keinginan yang tidak mungkin.. MUNGKINKAH TIDAK MUNGKIN..??
aku masih menjadi nafas bagi kisahku,
penaku terus bergoyang, menari tarian yang tidak
berirama
aku tahu siapa dia..,
yang berselimut di gelapnya malam, yang tidak
bisa kujamah dalam nyata…
yang hanya bisa kuceritakan dalam tulisan,
terkunci di hati yang terdalam, bisikanku tidak terdengar …
hatiku telah tercuri ….
by Adi Muhammad Abduh
No comments:
Post a Comment